
Langit mendung, sesaat lagi kelihatannya hujan akan turun. Padahal pentas dan ratusan kursi sudah ditata di ruang terbuka, di MyPertamina Stage, IIMS JIExpo Kemayoran.
Di sini diadakan gelar wicara (talk-show) antara Sean Gelael dengan para pendukungnya dari berbagai komunitas, di antaranya mahasiswa dari Universitas Pertamina. Karena kawasan itu berupa ruang terbuka, tentu saja acara itu boleh untuk umum.
Nah, benar, hujan lebat mengucur dari langit pada Sabtu petang 14/2/2026. Orang-orang pengunjung IIMS JI Expo yang keesokan harinya akan berakhir, bertaburan mencari tempat teduh. Kursi-kursi basah, air menggenang di berbagai tempat.
Suasana My Pertamina Stage ketika habis hujan. (arl)
Beberapa wartawan “kecele”, datang ke salah satu stand di ruang Pertamina Garage, sesuai undangan tempat jumpa pers. Di situ petugas tidak menjelaskan bahwa acara sebenarnya diawali di My Pertamina Stage. Sebenarnya, setelah gelar wicara usai di panggung terbuka itu, baru media bertemu langsung dengan Sean di booth Pertamina Garage.
Hujan lebat tak lama kemudian berhenti. Udara adem ayem, matahari keluar lagi dan kursi-kursi dikeringkan, para komunitas dan masyarakat umum kembali berkumpul di depan panggung. Tak lama kemudian, si pebalap profesional Sean Gelael – jangkung dengan rambut setengah gondrong, muncul dengan senyum mengambang dan … tepuk tangan saling bertalu.
Sebelum naik panggung, Sean duduk di kursi terdepan bersama tamu lain termasuk para petinggi di Pertamina, yang menggelar acara khusus itu. Orang-orang seolah tak sabar, berebut mengambil gambar Sean menggunakan hape dan kamera.
Diawali “passion”
Dalam gelar bincang-bincang, Sean menuturkan bahwa ia tertarik dengan dunia balap karena ia menyukainya, karena hobi dan ada jalurnya.
“Apakah orang biasa bisa menjadi pebalap?,” demikian ditanyakan seseorang.
“Semua orang bisa jadi pebalap, asal sungguh-sungguh dan memiliki passion (gairah) ke dunia balap,” kata Sean, setelah acara tanya jawab dibuka, ada penyerahan bendera merah putih dari pihak Pertamina kepada Sean, yang menunjukkan helmnya kepada pemirsa yang memadati area booth podium My Pertamina, dilanjutkan dengan pembukaan livery Ferrari di booth Pertamax Garage.
Sean menuturkan pengalamannya sejak masih bocah, mulai itu balapan ketika berusia 13 tahun, ketika diajak ayahandanya Ricardo Gelael, juara nasional reli mobil pada 2006.
Suasana sebelum gelar wicara di Kemayoran, Sabtu. (arl)
Pebalap jangkung yang murah senyum itu pun menceritakan secara singkat kiprahnya sejak mengikuti kejuaraan nasional, Asia dan Eropa di cabang karting, berbagai jenis formula, Formula 2, FIA WEC, ALMS Asia dan Eropa. Ia pernah sebagai test driver di F1. Ia pula orang Indonesia pertama yang mengikuti ajang lomba Le Mans 24 Jam – lomba ketahanan dunia yang kondang itu, bahkan pernah naik podium.
Dukungan Pertamina Patra Niaga
Pada acara bincang-bincang itu, diungkapkan bahwa Pertamina Patra Niaga melalui produk unggulannya kembali mempertegas eksistensi brand kebanggaan Indonesia di ajang balap internasional melalui kelanjutan kemitraan strategis dengan tim balap legendaris dunia AF Corse 51, yang dinaungi Sean Gelael.
Acara Sean Gelael dan Pertamina di Kemayoran, para pengunjung. (arl)
Kolaborasi ini menegaskan peran Sean Gelael sebagai Brand Ambassador produk unggulan Pertamina Patra Niaga yakni Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, dan SPBU Pertamina.
Acara dengan tema “Performa Kelas Dunia, Kebanggaan Indonesia”, kemitraan strategis ini akan berlangsung sepanjang musim balap 2026 dan diwujudkan melalui partisipasi dalam berbagai ajang balap internasional, antara lain:
FIA World Endurance Championship (FIA WEC), GT World Challenge Europe – Endurance Cup, GT World Challenge Asia – Mandalika Round Asian Le Mans Series 2025–2026.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, dalam temu pers di panggung MyPertamina, menyampaikan, kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat brand image produk Pertamina Patra Niaga di kancah global dan menjadi kebanggaan bangsa.
“Melalui kolaborasi dengan AF Corse 51 dan Sean Gelael, kami ingin menunjukkan bahwa produk Indonesia, seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron merupakan produk unggulan Pertamina Patra Niaga yang mampu merepresentasikan performa, inovasi, dan daya saing Indonesia di panggung global,” ujar Eko.
Sebagai Brand Ambassador, Sean Gelael tidak hanya hadir sebagai pembalap, tetapi juga simbol prestasi anak bangsa yang membawa nama Indonesia di panggung dunia.
Rebutan minta foto bersama. (arl)
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menambahkan, kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi komunikasi korporasi untuk memperkuat positioning produk unggulan Pertamina Patra Niaga di level global.
“Kemitraan strategis ini tidak hanya berbicara mengenai partisipasi di ajang balap internasional, tetapi juga tentang membangun kebanggaan nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa produk energi dan pelumas karya anak bangsa mampu tampil sejajar dengan brand global. Kehadiran Sean Gelael sebagai representasi Indonesia di panggung dunia menjadi simbol bahwa kualitas dan semangat Indonesia mampu bersaing secara internasional,” kata Roberth.
Suasana di area Pertamina booth di Kemayoran dalam acara gelar wicara dengan pebalap profesional Sean Gelael. (arl)
Pertamina Patra Niaga optimistis kemitraan ini akan semakin mengharumkan nama Indonesia dipentas internasional sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dalam negeri.
Dari acara gelar wicara di panggung My Pertamina, dilanjutkan dengan jumpa pers di ruang Pertamina Garage. Ruang terasa padat karena banyaknya wartawan. Mereka bertanya beragam hal, mereka mengambil foto dan wawancara langsung terekam.
Usai acara di dalam ruang Pertamina Garage, masih terjadi wawancara cegat (door stop) sementara Masyarakat umum saling sikut ingin berfoto bersama dengan Sean. Semua dilayani Sean dengan ramah.
Sean masih terus dikuntit penggemarnya minta berfoto di dekat mobil, berpose berdiri atau jongkok. Sean sembari berjalan pelan menuju pelataran parkir, tetap diikuti minta berfoto bersama.
Dalam perjalanan itu terdengar orang-orang bersuara “Itu pebalap..Sean Gelael.” Temannya langsung berbalik dan menyetel hapenya, untuk minta berfoto.
Nah, cuaca mulai mendung, mentari memudar, pertanda hujan mulai datang dan waktu magrib menjelang.
Sean sudah menyelesaikan balapan ALMS tiga putaran dengan enam race untuk tahun 2025 / 2026.
Selanjutnya mulai Maret 2026, Sean akan membalap di ajang FIA WEC (8 putaran) dan GTWCE (lima putaran) Sean berpartipasi dalam laga dunia itu selain didukung Pertamax Turbo dan Pertamina Fastrom, juga didukung KFC Indonesia, Telkomsel dan BNI.
Selamat berlomba Sean, tetap melaju demi Merah Putih. (arl)