LMGT3 di Paruh Musim 2026 – Pintu Juara Masih Terbuka Lebar



SEANGP.com
(Jakarta) - Momentum peraihan gelar juara di kelas LMGT3 masih terbuka lebar bagi para pebalap FIA WEC 2026 hingga paruh waktu musim ini – karena masih ada empat putaran lagi dan lebih dari 100 poin yang direbutkan.

Pebalap TF Sport’s #33 Jonny Edgar, Nicky Catsburg dan Ben Keating saat ini menempati tiga tangga teratas klasemen pebalap dengan angka berbeda, karena pebalap Amerika itu absen pada dua laga pembuka akibat cedera siku sedangkan pebalap Belanda rekannya absen pada laga di Interlagos.

Edgar lah yang bertengger di puncak klasemen, empat poin di atas Catsburg dan 18 angka terpaut dari Keating, pebalap Inggris berusia 22 tahun yang sempat jadi perhatian pada laga edisi ke-94 Le Mans 24 Jam Juni lalu, karena kepiawaiannya pada saat akhir laga membawa sukses TF Sport keempat kalinya di La Sarthe.

Bersama pebalap cadangan dari Teksas, Blake McDonald, Edgar dan Catsburg juga tampil sebagai runner-up di Imola.

Lomba itu dimenangi Team WRT, melalui pendatang baru FIA WEC, Garage 59. Pemain dari Inggris itu tampil jadi perhatian ketika Tom Fleming dapat posisi pole dan mobil nomor  #10 McLaren 720S Evo sebagai bintang yang lagi naik daun bersama Karvin Kirchhöfer dan Antares Au nyaris naik ke top podium tapi masalah alternator jelang akhir laga membuat trio pebalap itu tidak jadi mewujudkan mimpi mereka.

Kekurangberuntungan dialami pada awal laga oleh pengemudi mobil nomor pintu  #69 BMW M4 Evo, Anthony McIntosch bersama pemain rookie Parker Thompson dan Dan Harper, ketika mereka mendapat tekanan pada lomba penutup putaran di Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari. Mereka juga tidak berhasil meraih angka di Spa-Francorchamps dan Le Mans, tapi urutan kedua di São Paulo – sehingga pebalap Team WRT ini masih harus jadi perhatian.

Garage 59 masih dinaungi Dewi Fortuna pada putaran kedua di Ardennes Belgia, mendapat untung dari penalti yang dialami #21 VISTA AF Corse Ferrari yang baru mengikuti start kedua mereka. Sejak itu, cerita semua jadi milik Corvette, bersama #34 Racing Team Turkey by TF entry (Charlie Eastwood, Salih Yoluç dan Peter Dempsey), mengulangi hasil mobil mereka lainnya di Le Mans pada laga di Brazil, sehingga poin mereka terpaut dengan #69 BMW.

Sean Gelael dengan Mobil BMW 32 berusaha keras bersama rekannya. Pada seri 1 (6 Hours of Imola, Italia) ia finis di posisi ke-5, (nyaris podium sebelum terkena penalti pit stop).


Sean Gelael bersama tim WRT 32 sedang berjuang keras di Interlagos, Brazil, pada lanjutan kompetisi FIA WEC 2026, Jumat hingga Minggu, (jagonya ayam)

Pada seri 2 (Spa-Francorchamps, Belgia): mereka berada di urutan 14 dan putaran ketiga di 24 Hours of Le Mans, Prancis, finis di posisi ke-7 padahal sempat menanjak ke posisi 3 sebelum terkena penalti drive-through.

Pada putaran keempat (6 Hours of São Paulo, Brasil), Sean DKK finis di posisi ke-12 usai terkendala penalti. Total poin Sementara mereka posisi 16 klasemen sementara driver dan 11 klasemen tim.

Juara bertahan Manthey – tak tertundukkan dalam perjalanan lag akelas LMGT3, tetap menjadi ancaman serius.

Tim yang bermarkas di Eifel inimemiliki karakter khusus dalam kejuaraan ini. Mereka selalu berada dalam kelompok para pesaing sejak dari grid, namun jelang akhir lomba naik ke urutan ketiga seperti di Imola, Spa dan Interlagos, sehingga #92 Porsche 911 GT3 R yang diawaki Richard Lietz, Riccardo Pera dan Yasser Shahin menjadi ancaman serius bagi pemain lain hingga paruh waktu kejuaraan tahun ini.

Duet tim Akkodis ASP Team, Lexus RC Fs, juga tetap kencang dan memiliki peluang terlebih setelah menempat tangga kedua Le Mans sedangkan Aston Martin dengan  ancaman dari Vantage AMR tetap mencuri perhatian dengan Mattia Drudi yang mengesankan menempati posisi pole untuk kedua kalinya.

Kendaraan #21 VISTA AF Corse Ferrari 296 Evo – runner-up juara bertahan ditangan Alessio Rovera, Simon Mann dan François Hériau – muncul kurang menawan musim ini dengan minim poin, setelah kandas pada laga di Belgia.

Proton Competition dengan diperkuat Ford Mustangs dan Iron Lynx bersama Mercedes-AMGs, belum menjadi perhatian musim 2026 ini, tetapi keduanya menunjukkan kecepatan potensial pada empat laga berikutnya – yang dimulai di Lone Star Le Mans di Sirkuit Austin di Texas pada 4-6 September 2026. (fiawec/arl)

share :
Berita Dilihat Sebanyak 27 kali
Berita Lainnya

Foto
Fia WEC
13/07/2026
» Rolex 6 Hours Of Sao Paulo FIA WEC 2026
- Interlagos, Brasil